Skip to main content

Posts

Showing posts with the label cerita

ALi Bin Abi Thalib & angka - angka

ALi Bin Abi Thalib & angka - angka Dicuplik dari buku seri Kecerdasan Ali bin Abi Thalib terbitan al-Huda. Cerita tersebut menceritakan kecerdasan Ali bin Abi Thalib dalam menjawab pertanyaan orang yang ingin menguji pengetahuan Ali. Antara lain mengenai Angka-angka tersebut. Di tanyalah Ali mengenai Satu yang tiada duanya, Dua yang tiada tiganya, dan seterusnya. Satu yang tiada duanya ialah Allah SWT. Dua yang tiada tiganya ialah malam dan siang. Allah SWT berfirman: " Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda (kebesaran kami) " [Q.S. al-Israa' 17:12] Tiga yang tiada empatnya adalah kekhilafan yang dilakukan Nabi Musa ketika Khidir menenggelamkan sampan, membunuh seorang anak kecil dan ketika menegakkan kembali dinding yang hampir roboh. Empat yang tiada limanya adalah Taurat, Injil, Zabur dan al-Qur'an. Lima yang tiada enamnya ialah shalat lima waktu. Enam yang tiada tujuhnya ialah jumlah hari ketika Allah SWT. menc...

Biografi Singkat Nabi Muhammad S.A.W ( 570-632 M )

Biografi Singkat Nabi Muhammad S.A.W ( 570-632 M ) Biografi Muhammad S.A.W. , 570-632 M Muhammad (bahasa Arab: محمد, juga dikenal sebagai Mohammad, Mohammed, dan kadang-kadang oleh orientalis Mahomet, Mahomed) adalah pembawa ajaran Islam, dan diyakini oleh umat Muslim sebagai nabi Allah (Rasul) yang terakhir. Menurut biografi tradisional Muslimnya (dalam bahasa Arab disebut sirah), ia lahir sekitar tahun 570 di Mekkah (atau "Makkah") dan wafat pada 8 Juni 632 di Madinah. Kedua kota tersebut terletak di daerah Hejaz (Arab Saudi saat ini). "Muhammad" dalam bahasa Arab berarti "dia yang terpuji". Muslim mempercayai bahwa ajaran Islam yang dibawa oleh Muhammad S.A.W adalah penyempurnaan dari agama-agama yang dibawa oleh nabi-nabi sebelumnya. Mereka memanggilnya dengan gelar Rasulullah (رسول الله), dan menambahkan kalimat sallallaahu alayhi wasallam (صلى الله عليه و سلم, yang berarti "semoga Allah m...

Benarkah Suku Jawa Keturunan Nabi Ibrahim

Benarkah Suku Jawa Keturunan Nabi Ibrahim Ini adalah sebuah kajian yang mungkin benar tapi mungkin saja salah tapi saya coba angkat di web ini karena kajian di bawah ini ada kesamaannya. Mohon jangan disalah artikan saya menyebarkan sesuatu yang tidak ada dalam Ajaran Islam karena sekali lagi ini adalah kajian yang masih harus terus di pelajari. Mari kita simak Dalam Mitologi Jawa diceritakan bahwa salah satu leluhur Bangsa Sunda (Jawa) adalah Batara Brahma atau Sri Maharaja Sunda, yang bermukim di Gunung Mahera. Selain itu, nama Batara Brahma, juga terdapat di dalam Silsilah Babad Tanah Jawi. Di dalam Silsilah itu, bermula dari Nabi Adam yang berputera Nabi Syits, kemudian Nabi Syits menurunkan Sang Hyang Nur Cahya, yang menurunkan Sang Hyang Nur Rasa. Sang Hyang Nur Rasa kemudian menurunkan Sang Hyang Wenang, yang menurunkan Sang Hyang Tunggal. Dan Sang Hyang Tunggal, kemudian menurunkan Batara Guru, yang menurunkan Batara Brahma. Berdasarkan pemahaman da...

Ternyata Samson adalah Seorang Nabi / Kisah Nabi Sam'un Ghozi AS (Samson)

Ternyata Samson adalah Seorang Nabi / Kisah Nabi Sam'un Ghozi AS (Samson) Siapa yang tidak kenal Samson? Pria perkasa yang mempunyai kekuatan luar biasa. Tapi siapa sangka kalo ternyata Samson adalah seorang muslim. Bahkan dia adalah salah seorang Nabi Cerita ini saya dapatkan pada sebuah kajian rutin Shirah Nabawiyah di Masjid Daarut Tauhiid Jakarta. Menurut Ustadz yang menceritakan, kisah ini ada pada kitab Qishashul Anbiyaa. Pernah Rasulullah SAW tesenyum sendiri, lalu ditanya oleh sahabat beliau: "apa yang membuatmu tersenyum wahai Rasulullah?" Rasul SAW menjawab: "diperlihatkan kepadaku hari akhir ketika seluruh manusia dikumpulkan di padang mahsyar, ada seorang Nabi dengan membawa pedang yang tidak mempunyai pengikut satupun, masuk ke dalam syurga. dialah Sam'un". Seperti yang diketahui di dalam ajaran Islam, bahwa jumlah nabi menurut hadits yaitu 124 ribu orang, dan rasul berjumlah 312 orang, sesuai rukun iman ke-4 di dalam ruku...

Begini Cara Iblis Sesatkan Kita Dengan Sajadah

Begini Cara Iblis Sesatkan Kita Dengan Sajadah Assalamualaikum... Ini adalah sebuah cerita renungan terhadap diri kita Mudah-mudahan dengan cerita ini dapat mengingatkan diri sendiri ataupun Orang lain. Tentang cara Iblis menyesatkan manusia menggunakan SAJADAH Siang menjelang dzuhur . salah satu iblis ada di masjid. Kebetulan hari itu adalah hari Jum'at, saat berkumpulnya orang. Iblis sudah ada di dalam masjid. Ia tampak begitu khusyuk. Orang mulai berdatangan. Iblis menjelma menjadi ratusan bentuk dan masuk dari segala penjuru, lewat jendela, pintu, ventilasi, atau masuk lewat lubang pembuangan air Pada setiap orang, iblis masuk lewat telinga, ke dalam syaraf mata, ke dalam urat nadi, lalu menggerakkan denyut jantung setiap para jamaah yang hadir. Iblis juga menempel di setiap SAJADAH. "Hai Blis!" panggil seorang Kiai, ketika baru masuk masjid. Iblis merasa terusik dan berkata : "Kau kerjakan saja tugasmu kiai, Tidak perlu kau larang-laran...

Inilah 12 Kaum yang Dibinasakan Allah

Inilah 12 Kaum yang Dibinasakan Allah Dalam Alquran, banyak sekali diceritakan kisah-kisah umat terdahulu yang telah dibinasakan oleh Allah karena mereka mengingkari utusan-Nya dan melakukan berbagai penyimpangan y ang telah dilarang. Berikut adal a h kaum-kaum yang dibinasakan. 1. Kaum Nabi Nuh Nabi Nuh berdakwah selama 950 tahun, namun yang beriman hanyalah sekitar 80 orang. Kaumnya mendustakan dan memperolok-olok Nabi Nuh. Lalu, Allah mendatangkan banjir yang besar, kemudian menenggelamkan mereka yang ingkar, termasuk anak dan istri Nabi Nuh (QS Al-Ankabut : 14). 2. Kaum Nabi Hud Nabi Hud diutus untuk kaum 'Ad. Mereka mendustak a n kenabian Nabi Hud. Allah lalu mendatangkan angin yang dahsyat disertai dengan bunyi guruh yang menggelegar hingga mereka tertimbun pasir dan akhirnya binasa (QS Attaubah: 70, Alqamar: 18, Fus h shilat: 13, Annajm: 50, Qaaf: 13). 3. Kaum Nabi Saleh Nabi Saleh diutuskan Allah kepada kaum Tsamud. Nabi Saleh diberi sebua...

Tanaman Adalah Guru Besar Matematika

Subhanallah..!! Tanaman Adalah Guru Besar Matematika Tanaman adalah guru besar matematika. Beberapa tanaman “memperhitungkan" bahwa struktur Aerodinamis cocok untuk penyebaran serbuk sari oleh angin, dan setiap generasi berikutnya menggunakan cara yang sama. Sedangkan tanaman yang lain "memahami" bahwa mereka tidak akan cukup dengan memanfaatkan angin. Untuk alasan ini, mereka menggunakan serangga untuk membawa serbuk sari mereka.  Mereka "tahu" bahwa mereka harus dapat menarik serangga kepada mereka untuk dapat berkembang biak, dan mencoba berbagai cara untuk menarik para serangga. M ereka secara khusus mengidentifikasi hal yang disukai serangga. Setelah menemukan nektar dan aroma yang efektif untuk serangga, mereka menghasilkan aroma dengan berbagai proses kimiawi dan memberikan hasil produksinya ketika mereka telah menetapkan waktu yang tepat untuk melakukannya. Mereka mengidentifikasi rasa dalam nektar yang akan disukai oleh ser...

Humor Sufi : Dosen Liberal Yang Sok Pintar

Humor Sufi : Dosen Liberal Yang Sok Pintar Dosen: "Saya bingung. Banyak Umat Islam di seluruh dunia lebay . Kenapa harus protes dan demo besar-besaran cuma karena tentara amerika menginjak, meludahi dan mengencingi Al-Quran? Wong yang dibakar kan cuma kertas, cuma media tempat Quran ditulis saja kok. Yang Qurannya kan ada di Lauh Mahfuzh. Dasar ndeso. Saya kira banyak muslim yang mesti dicerdaskan." Meskipun pongah, namun banyak mahasiswa yang setuju dengan pendapat dosen liberal ini. Memang Qur'an kan hakikatnya ada di Lauh Mahfuz. Tak lama sebuah langkah kaki memecah kesunyian kelas . Sang mahasiswa kreatif mendekati dosen kemudian mengambil diktat kuliah si dosen, dan membaca sedikit sambil sesekali menatap tajam si dosen. Kelas makin hening, para mahasiswa tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Mahasiswa: "Wah, saya sangat terkesan dengan hasil analisa bapak yg ada disini."ujarnya-­ sambil membolak balik halaman diktat terseb...

Filosofi Waktu

Filosofi Waktu: Kalender itu Bukan Waktu Sejatinya, waktu itu bukan tentang detik, menit, jam, hari, bulan, tahun, dan seterusnya. Waktu juga bukan kalender. Itu hanyalah hitungan tentang waktu yang kemudian menjadi formal di tengah peradaban manusia. Kalender merupakan karya kreativitas manusia, sedangkan waktu itu sendiri merupakan ciptaan Tuhan. Karenanya, jika waktu bersifat universal, maka tak begitu dengan kalender. Beragam jenis kalender bisa ditemui di dunia ini. Ada yang disebut dengan "Kalender Masehi" yang menjadikan kematian Isa Al Masih sebagai titik pembeda; sebelum kematiannya disebut "Sebelum Masehi" dan setelah wafatnya disebut dengan "Masehi". Selain itu, ada pula "Kalender Cina", "Kalender Thailand" dan tentu saja "Kalender Islam" yang didasarkan pada hijrahnya Nabi Muhammad dari Makkah ke Madinah. Karena sifatnya yang parsial, maka saat ini, ketika kita merayakan Tahun Baru Hijriyah 1434...

Tersesat di Syurga

TERSESAT DI SYURGA   Seorang pemuda, ahli amal ibadah datang ke seorang Sufi. Sang pemuda dengan bangganya mengatakan kalau dirinya sudah melakukan amal ibadah wajib, sunnah, baca Al-Qur’an, berkorban untuk orang lain dan kelak harapan satu satunya adalah masuk syurga dengan tumpukan amalnya. Bahkan sang pemuda tadi malah punya catatan amal baiknya selama ini dalam buku hariannya, dari hari ke hari. “Saya kira sudah cukup bagus apa yang saya lakukan Tuan…” “Apa yang sudah anda lakukan?” “Amal ibadah bekal bagi syurga saya nanti…” “Kapan anda menciptakan amal ibadah, kok anda merasa punya?” Pemuda itu diam…lalu berkata, “Bukankah semua itu hasil jerih payah saya sesuai dengan perintah dan larangan Allah?” “Siapa yang menggerakkan jerih payah dan usahamu itu?” “Saya sendiri…hmmm….” “Jadi kamu mau masuk syurga sendiri dengan amal-amalmu itu?” “Jelas dong tuan…” “Saya nggak jamin kamu bisa masuk ke syurga. Kalau toh masuk kamu malah a...

Keledai Membaca

KELEDAI MEMBACA   Timur Lenk menghadiahi Nasrudin seekor keledai. Nasrudin menerimanya dengan senang hati. Tetapi Timur Lenk berkata,”Ajari keledai itu membaca. Dalam dua minggu, datanglah kembali ke mari, dan kita lihat hasilnya.” Nasrudin berlalu, dan dua minggu kemudian ia kembali ke istana. Tanpa banyak bicara, Timur Lenk menunjuk ke sebuah buku besar. Nasrudin menggiring keledainya ke buku itu, dan membuka sampulnya. Si keledai menatap buku itu, dan tak lama mulai membalik halamannya dengan lidahnya. Terus menerus, dibaliknya setiap halaman sampai ke halaman akhir. Setelah itu si keledai menatap Nasrudin. “Demikianlah,” kata Nasrudin, “Keledaiku sudah bisa membaca.” Timur Lenk mulai menginterogasi, “Bagaimana caramu mengajari dia membaca ?” Nasrudin berkisah, “Sesampainya di rumah, aku siapkan lembaran-lembaran besar mirip buku, dan aku sisipkan biji-biji gandum di dalamnya. Keledai itu harus belajar membalik-balik halam untuk bisa makan biji-biji g...

Nabi Musa dan Penggembala

NABI MUSA DAN PENGGEMBALA Nabi Musa a.s. adalah satu-satunya Nabi yang mendapat sebutan kalimullah . Yakni yang diajak berbicara langsung oleh Allah SWT. Nabi Musa a.s. juga sering disebut-sebut  sebagai nabi yang sangat cerdas dan kuat secara fisik. Suatu hari Nabi Musa a.s. sedang berjalan menyusuri lembah di sebuah kaki bukit. Nabi Musa a.s. sedang melakukan perjalanan menuju kota. Tapi tiba-tiba beliau menghentikan langkahnya, karena mendengar seorang pengembala. Orang itu telihat sedang asyik becakap-cakap. Nabi Musa a.s. heran karena orang itu bercakap-cakap sendiri. Tapi, yang membuat Nabi Musa a.s. lebih heran lagi, setelah beliau perhatikan si penggembala terlihat sedang asyik bercakap-cakap dengan seseorang. Tapi siapa orang yang diajak bicara? “dimanakah Engkau, agar aku bisa menjahitkan pakaian-Mu. Aku dapat menambal kaos kaki-Mu. Aku bisa menyiapkan tempat tidur-Mu. Aku bisa menyemir sepatu-Mu. Dan agar bisa membuatkan susu hangat buat-Mu, ” uj...

Humor Sufi : Takut Miskin di Akhirat

Humor Sufi : Takut Miskin di Akhirat   Mengingat harga-harga barang kebutuhan terus meningkat, seorang pemuda selalu mengeluh karena tak mampu memenuhi kebutuhan hidupnya. Setelah berdiskusi dengan seorang kiai makrifat, pemuda itu pun mengikuti anjurannya untuk menjalankan shalat Hajat serta tetap istiqomah melaksanakan shalat wajib lima waktu. ”Pak Kiai, tiga tahun sudah saya menjalankan ibadah sesuai anjuran Bapak. Setiap hari saya shalat Hajat semata-mata agar Allah SWT melimpahkan rezeki yang cukup. Namun, sampai saat ini saya masih saja miskin,” keluh si pemuda. “Teruskanlah dan jangan berhenti, Allah selalu mendengar doamu. Suatu saat nanti pasti Allah mengabulkannya. Bersabarlah!” Jawab sang kiai. ”Bagaimana saya bisa bersabar, kalau semua harga kebutuhan serba naik! Sementara saya masih juga belum mendapat rezeki yang memadai. Bagaimana saya bisa memenuhi kebutuhan hidup?” ”Ya tentu saja tetap dari Allah, pokoknya sabar, pasti ada jalan keluarn...

Humor Sufi

Humor Sufi*: " Tuhan itu Tak Ada !," Kata Tukang Cukur Kiwir mau pangkas rambut. Ia datang ke tukang cukur langganannya di dekat rumahnya, di Depok. Ternyata tutup. ”Lagi pulang kampung, Mas,” kata penjaga toko di sebelah kios tukang cukur itu. Berhubung rambutnya sudah panjang, Kiwir  gak betah. Ia mencari 'barber shop' lain di seputaran Jalan Margonda, dekat kampus UI. Brewoknya juga sudah awut-awutan . "Gak keren, kayak Lonardo DiCaprio," katanya dalam hati. Tidak lama, Kiwir sudah di kursi tukang cukur. Sambil memotong rambut Kiwir, tukang cukur mengajaknya bicara. Mulailah mereka terlibat pembicaraan yang kian lama kian menghangat. Keduanya memperbincangkan banyak hal dan berbagai variasi topik pembicaraan. Hingga entah kemudian topiknya 'nyasar' ke pembicaraan tentang masalah akhirat. Tukang cukur: ”Saya tidak percaya Tuhan itu ada.” Kiwir: “Kenapa?” Tukang cukur: “Begini, coba Anda perhatikan di depan sana, di jalanan, unt...

Asal Muasal Bilangan Biner dari Nabi Ibrahim a.s

Assalamu’alaikum, Imperium Roma telah menguasai daratan Eropa dan Timur Dekat selama hampir 1000 tahun. Ini tidak lepas dari kuatnya Pax Romana dan kontrol daerah yang kuat, tetapi memasuki tahun 180 M, Pax Romana yang telah memperkuat Imperium Roma, ini ditandai dengan meninggalnya Marcus Aurelius pada tahun 180 M. Penggantinya yang tidak lain adalah anaknya yang bernama Commodus (180-193 M) tidak mampu mengendalikan pemerintahan dengan baik, namum demikian pengaruh ilmu pengetahuan  (Barat) dari kekaisaran Romawi ini sangatlah kuat dan berakhir setelah Panji Islam berkibar ke seantero dunia dengan nasib yang sama dialami juga lawan seteru kekaisaran Romawi yaitu Imperium Persia (Timur) . Pada masa kejayaan Romawi, pengetahuan mengenai berhitung juga berkembang baik. Satu-satunya kelemahan berhitung di zaman itu adalah tidak mengenal bilangan nol (0) . Angka-angka dalam lambang bilangan Romawi, seperti I, II, IV, X, dan L  bahkan masih digunakan sampai sekarang. ...